Warga Desa Biru Bone Keluhkan Jalan Poros Penghubung Bandungan Sanrego Tidak Diperhatikan - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 24 Mei 2021

Warga Desa Biru Bone Keluhkan Jalan Poros Penghubung Bandungan Sanrego Tidak Diperhatikan

 

Kondisi Bahu Jalan Tergenang Air

BONE - Warga yang ada di Desa Biru dan Desa Carima, Kecamatan Kahu Kabupaten Bone mengeluhkan kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki Pemerintah Daerah (Pemda).


Kondisi jalan yang sudah cukup memperhatinkan, sepanjang berkilo meter menghubungkan antara menuju Bendungan Sanrego.


Salah satu  Pemuda Kampung Desa Biru, Akmal Hidayat mengaku sesalkan dengan sikap Pemerintah Kabupaten Bone dimana jalan poros Desa Biru dan sebagian Desa Carima yang sudah rusak bertahun-tahun, malah dibiarkan dan tidak kunjung diperbaiki. 


"Saya mewakili Desa Biru, sangat sesalkan dengan kondisi jalan yang tidak diperhatikan dengan baik oleh Pemerintah Bone. Kondisi jalan sudah rusak parah, berlubang dan banyak batu lepas sehingga ketika hujan jalanan berlubang dipenuhi air. Kita masyarakat yang lewat juga harus berhati-hati karena jika salah jalan bisa terjatuh, Terkhusus lagi 80% masyarakat di Desa Biru dengan mata pencaharian sehari-hari adalah petani, dimana mereka butuh akses jalan yang baik untuk mengangkut hasil panen mereka," ungkap Akmal kepada media, Minggu (23/5/2021).


Akmal berpesan kepada Warga harus ekstra Hati-hati ketika melintas.


"Kondisi jalan yang rusak, mulai dari sebagian Desa Carima, Desa Biru hingga ke Bendungan Sanrego Dimana hampir sepanjang berkilo meter jalan tersebut tidak pernah terlihat mulus lg selama -+ 10 tahun, " tambahnya.


Ia Menambahkan, oleh karena itu, kami minta Pemerintah Kabupaten Bone segera melihat kondisi ini dan segera melakukan pengaspalan jalan. Karena ini merupakan akses utama masyarakat Desa biru dan beberapa tetangga Desa, untuk beraktivitas baik itu ke jalan menuju Kabupaten Maros maupun salah satu akses menuju Kabupaten tetangga Sinjai," ujarnya.


Lanjut Akmal Hidayat, yang jadi pertanyaan kepada Pemerintah Kabupaten Bone. adalah mengapa masyarakat Desa Biru harus sering mengeluh, namun tidak diperhatikan. Padahal, mereka juga adalah bagian dari Kabupaten Bone. 


"Kami ini bukan dari Kabupaten lain, sehingga sudah lihat kondisi jalannya yang sudah parah seperti ini pun masih tetap dibiarkan jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis terhambat akibat melewati jalan yang rusak ini, miris!!!, " imbuh Akmal.


Lebih lanjut Akmal Hidayat mengatakan kepada awak media kami minta pemerintah bisa memperhatikan keluhan kami ini. Setelah melihat dan membaca keluhan kami ini, bagi pemangku kepentingan segera merespon dan memperhatikan kondisi Bone bagian selatan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here