Rumahku Sekolahku - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 16 Maret 2021

Rumahku Sekolahku

 

Ilustrasi by YouTube.com

Pandemik Covid-19 telah membuat berbagai hal mengalami perubahan. Salah satu yang terkena dampak adalah dunia pendidikan. Yang mengharuskan sekolah di berbagai tingkatan mesti di tutup. Menyebabkan sekolah biasanya dilakukan dengan bertatap muka di kelas dialihkan ke digital baik lewat zoom maupun lewat media sosial.


Aktivitas anak sekolah yang biasa diantar ke sekolah baik kendaraan pribadi maupun transportasi umum dan jalan kaki. Seolah pemandangan yang membahagiakan itu sirnah dan lenyap seketika. Bila dulu orang tua atau masyarakat akan begitu bahagia melihat generasi bangsa menenteng tas dan membicarakan tugas sekolah sembari bergegas ke sekolah. Tapi, kini telah berubah bersekolah di dunia virtual. Mungkin banyak kalangan tertentu akan melihat bahwa gambaran masa depan pendidikan akan memasuki era digitalisasi. Seakan pandemik memaksa dunia pendidikan berbenah secara drastis. Namun, adapula kalangan yang melihat pembelajaran lewat daring tidak efektif sebagaimana pertemuan tatap muka di sekolah. 


Perubahan kondisi pendidikan yang memanfaatkan kemajuan digital dalam kondisi pandemik ini, semestinya jangan terlalu dini memberikan penilaian. Mengingat ada beberapa faktor yang juga secara fear yang mesti diakui masih kurang termasuk infrastruktur yang terkait erat dengan dunia pendidikan dan SDM dunia pendidikan. Tetapi, sekali lagi mari kita mendukung pembiasaan dan pembenahan di dunia pendidikan siapa tau lewat jalan seperti ini akan memberikan dampak dan kesadaran terhadap pengembangan dunia pendidikan. Kalau dulu pembelajaran dilakukan di sekolah maka peran guru teramat besar. Tetapi, lewat pembelajaran daring secara langsung membutuhkan kepekaan dan kesadaran orang tua. Sebab dari rumah siswa-siswa mengikuti pembelajaran, yang membuat orang tua mesti menjadi mediator segaligus pembimbing dalam menemani anak-anak mengikuti pembelajaran. Sehingga orang tua akan menyadari peran penting yang semestinya mereka ambil dalam dunia pendidikan anak-anak mereka. 


Lewat belajar di rumah orang tua akan menjadi guru utama mengingat guru-guru sekolah hanya menjadi semacam guru pendamping dari jarak jauh


Suasana rumah yang lebih ceriah dan jauh dari kesan formal diharapkan akan menumbuhkan semangat belajar. Orang tua pun dapat memberikan contoh dengan membaca buku, majalah dan surat kabar. Supaya mampu menstimulus kesadaran literasi anak-anak Indonesia. Rumah akan menjadi sekolah yang diidam-idamkan bila orang tua sadar akan kondisi ini. Sehingga mungkin akan mengalami naturalisasi, ops membuat desain atau penataan ruang khusus untuk membaca dan segaligus ada hobi baru bagi emak-emak selain koleksi baju atau aksesori untuk menambah kebiasaan baru untuk koleksi buku anak-anaknya. Kita berharap kesadaran itu tumbuh secara perlahan yang membuat orang tua menjadi lebih berperan aktif dalam dunia pendidikan anak-anak mereka. Mungkin di penghujun senja seorang bapak/ibu bertanya pada anaknya atau sebaliknya (kayak lagu aje), "Bagaimana pelajarannya asyik atau masih ada yang belum dimengerti?", Tanya orang tua. Anaknya pun menjawab, "Udah paham Pak/Bu, ternyata penjelasan bapak/ibu juga tidak kalah dengan penjelasan guruku di zoom saat ikut pembelajaran daring", tutur anaknya. Kondisi yang dialogis antar anak dengan orang tua membahas pelajaran sekolah akan memberikan efek dalam pengembangan intelektual seorang anak. Kita mesti berkaca pada negara-negara maju yang memberi ruang pada orang tua untuk saling mendukung dalam pengembanga pengetahuan anak-anak mereka. 


Efek dari kesadaran orang tua dalam mengambil peran dalam pendidikan anak-anak mereka akan membawa dampak perkembangan dunia pendidikan. Sehingga pembelajaran seorang anak di rumah seindah menyaksikan sunset dan membuat waktu luang di rumah diisi dengan kegiatan literasi. Mungkin bersekolah atau mengikuti pembelajaran lewat daring dari rumah, akan mengingatkan pada makna sekolah yang berasal dari kata "Schole" yang berarti waktu senggang. 


Selamat menikmati "Rumah yang terasa di sekolah pasti lebih ceria dan keren"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here