Sisi Emansipatoris Islam Pilar Peradaban - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 03 Februari 2021

Sisi Emansipatoris Islam Pilar Peradaban

Ilustrasi by Islami.co


Emansipasi salah satu cakupannya yakni kesamaan dan kesetaraan dalam akses pendidikan. Membicarakan emansipasi pendidikan dalam konteks Islam yang memberikan ruang yang sama baik kalangan Islam maupun non-Islam dalam mengakses dan mengambil peran dalam pengembangan ilmu pengetahuan. 


Mengapa perlu membahas emansipasi pengetahuan dalam lingkup sejarah sains dan peradaban Islam? Karena, beberapa hal yang sangat mendasar terkait perlunya upaya kalangan terdidik Islam menghadirkan narasi sejarah, betapa Islam di masa lalu sangat memberikan ruang dan akses yang setara dalam pengembangan ilmu pengetahuan kepada kalangan non-Islam. 


Para penguasa Islam telah memberikan ruang dan akses yang sama kepada non-Islam untuk turut berpartisipasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan



Kekuasaan Islam Pada Masa Khulafaur Rasyidin perkembangan Islam dalam kurun waktu kekuasaan khulafaur rasyidin masih dalam tahap memformulasikan dan mengkonsolidasikan internal umat Islam. Abu Bakar sebagai khalifah pengganti Nabi Muhammad Saw yang pertama, masih memusatkan perhatian dalam penataan umat Islam pasca-kenabian. 


Berbagai kondisi yang terjadi termasuk pembelotan yang dilakukan berbagai kalangan dengan alasan mereka halnya tunduk dan mengikut kepada Nabi Saw. Selain itu, muncul gejala-gejala sosial yang meresahkan seperti keengganan membayar zakar kepada baitul mal dan kehadiran nabi-nabi palsu. Kondisi tersebut, membuat Abu Bakar fokus pada permasalahan internal yang bisa mengganggu laju perkembangan penyebaran Islam.


Eksperimen umat Islam dalam pengembangan kekuasaan mengalami berbagai perkembangan. Pasca-kepemimpinan Abu Bakar sebagai khalifah yang menunjuk Umar sebagai penggantinya. Kepemimpinan Umar telah memfokuskan pengembangan dan penyebaran Islam keberbagai wilayah termasuk pada masa Umar Yerusalem berhasil dikuasai oleh umat Islam. Keberhasilan Umar menguasai Yerusalem ditunjukkan dengan sikap menghormati dan menghargai tempat-tempat suci tanpa melakukan proses penghancuran atau semacamnya. 


Keberhasilan memasuki Yerusalem dengan mempertahankan bahkan melindungi keberadaan tempat-tempat suci menjadi tonggak sejarah dan monumental. Segaligus menunjukkan watak Islam yang sangat toleran terhadap berbagai perbedaan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here