Pulau Buru Yang Berbuah Pena Pram - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 08 Februari 2021

Pulau Buru Yang Berbuah Pena Pram

 

Ilustrasi by Wikipedia.org

Kisah Pramoedya Ananta Tatoer sebagai manusia yang hidup di Pulau Buru sebagai bagian dari kelanjutan episode seorang anak manusia yang menghendaki "adil semenjak dari pikiran".


Pram menjadi sosok manusia yang menghadapi hukuman tanpa ada proses pengadilan yang mendahuluinya di republik yang telah memilih kemerdekaan sebagai hak setiap bangsa.


Seorang Pram memperjuangkan segala bentuk tindakan penjajahan mesti sirna. Lewat tulisan-tulisan Pram perjuangan akan kemerderkaan begitu berdetak kencang sebagai bagian utama dalam perjuangan akan kemanusiaan.


Penulis yang lahir di Blora itu, telah memperjuangkan diri demi kemanusiaan. Karya-karyanya yang layak mendapatkan nobel harus ikut merasakan kerasnya kehidupan. Bagi Pram karyanya menjadi anak rohani, ada yang mengalami nasib penyitaan hingga pembredelan. Namun, itulah kehidupan yang mesti dijalani oleh anak ruhani seorang penulis yang layak disandingkan dengan penulis-penulis hebat dari belahan dunia.


Pram, semoga di bulan Februari (6 Februari kelahiran Pramoedya Ananta Tatoer) ini ada yang masih ingat dan menghidupkan serta menziarahi pikiran-pikiranmu. Karyamu akan tetap punya jalan hidup dalam menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here