Pertanian di Arab Saudi - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 06 Februari 2021

Pertanian di Arab Saudi

 

Ilustrasi Tanaman Kopi di Arab Saudi

Sumanto Al Qurtuby*


Anda mungkin mengira kalau Arab Saudi hanya berisi padang pasir. Padahal tidak sob. Saudi bukan hanya berisi padang pasir tapi juga area yang lumayan subur sehingga bisa dijadikan sebagai lahan pertanian. 


Meskipun tidak sesubur Jawa Barat dan kawasan lainnya di Indonesia, ada daerah-daerah di Arab Saudi yang lumayan subur sehingga bisa ditanami kopi (seperti foto ini) dan lainnya: gandum, tomat, semangka, anggur dlsb. Pemerintah bahkan sudah mengekspor gandum ke berbagai negara lantaran memiliki pertanian gandum yang luas di Qasim, Tabuk dan Hail (Saudi bagian utara). 


Ada daerah-daerah yang "subur alami" (seperti Jazan), tapi ada pula yang "subur buatan" (dengan teknologi, pemerintah menyulap beberapa kawasan padang pasir menjadi lahan pertanian). Semua itu diurus di bawah Kementerian Lingkungan, Air, dan Agrikultura.  


Menarik, dengan berkembangnya area pertanian itu, kurma tidak lagi menjadi satu-satunya "ikon buah" Arab Saudi tapi juga buah-buah lainnya seperti pisang, nanas, mangga dan jambu, dan bahkan bisa mensuplai ke negara-negara tetangga bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. 

 

Karena sudah berhasil memproduksi aneka buah, sekarang buah kurma diproduksi untuk membantu World Food Program Persatuan Bangsa-Bangsa guna membantu negara-negara yang kekurangan makanan dan dilanda kemiskinan. Arab Saudi merupakan salah satu negara penyuplai makanan terbesar untuk WFP-FAO-PBB.


Menariknya lagi, di saat masyarakat Saudi sedang menikmati aneka "buah-buahan sekuler non-syar'i" (mangga, jambu, nanas dlsb) dan bahkan mengekspor "buah religius nan syar'i" (kurma), sebagian umat Islam Indonesia justru ingin "ngeloni" buah kurma karena dianggap "buah syar'i".


Ngemeng-ngemeng soal buah, buah apa yang paling kaliyen suka? Buah kurmah, buah mangga, buah anggur, buah nanas, buah melon, buah jambu, atau buah rambutan? Tapi jangan kalau buah rambutan mah karena buah ini rambutnya nggak ditutupi hijab jadi calon penghuni nerakah ini buah qiqiqi.



Sumanto Al Qurtuby (Direktur Nusantara Institute & dosen King Fahd University)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here