Komunitas pajama kayu, Bergerak Tuk Sesama - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 07 Februari 2021

Komunitas pajama kayu, Bergerak Tuk Sesama

 

Komunitas pajama kayu

Usaha mebel mutlak dibutuhkan sebagai ruang pemenuhan kebutuhan produk pembangunan. Indonesia menjadi salah satu negara dengan luas hutan terbesar di dunia. Industri kayu dari yang kecil bahkan skala besar banyak lahir dan diinisiasi oleh mereka yang sudah lama berkecimpung dalam Usaha mebel dan tukang kayu.


Industri mebel begitu menjanjikan, ini didasari dengan begitu besarnya permintaan dan kebutuhan akan produk kayu. Proses menjadi seorang yang ahli dalam pertukangan tidaklah mudah, kesulitan terbesar bahwa, profesi ini beresiko lantaran bersentuhan dengan mesin. 


Meminimalisir resiko hal yang bisa dilakukan para pengusaha mebel. Resiko bahkan sampai ke hal pemasaran produk perlu di dudukkan dalam mengambil keputusan bersama agar semua pengusaha dan tukang dapat terkonsolidasi demi mencapai tujuan bersama.


Inilah yang melandasi “Komunitas Pajama Kayu”, terbentuk dan banyak melakukan silaturahmi dan pertemuan demi mewujudkan segala pikiran dan gagasan para tukang kayu. Wahyullah Dg. Galla merupakan motor penggerak komunitas ini. 


Komunitas pajama kayu


Debut “Komunitas Pajama Kayu”, sudah menunjukkan hal positif, komunitas ini menjadi ruang bagi pajama kayu asal Kecamatan Parigi Kabupaten Gowa, berkumpul, bersilaturahmi, dan berdiskusi. 


Gerakan sosial sulit terbentuk jika tak ada ruang organisasi. Komunitas pajama kayu yang menginisiasi gerakan filantropi di Indonesia dapat di ikuti komunitas lain


Psikologis tukang kayu ini sangat kuat, mereka memiliki jiwa korsa dan sangat solid. Awal-awal kiprah mereka sebagai tukang kayu, di mulai secara otodidak, tukang kayu saling mengajar satu sama lain.


Jiwa soliter inilah yang menjadikan mereka memiliki kepekaan sosial. Terbukti, saat gempa Sulawesi Barat Komunitas pajama kayu menghimpun bantuan dari seluruh anggota komunitas.


Gerakan sosial sulit terbentuk jika tak ada ruang organisasi. Komunitas pajama kayu yang menginisiasi gerakan filantropi di Indonesia dapat di ikuti komunitas lain. Semua aktivitas ekonomi apapun bentuknya tujuannya adalah demi keberdayaan diri, usaha dan orang lain.


Bravo Komunitas pajama kayu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here