Cendramata Dari Hambalang - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 03 Februari 2021

Cendramata Dari Hambalang

Ilustrasi by Merdeka.com


Sore itu seorang lelaki paruh baya menatap langit senja. Boleh jadi dia lagi menikmati alunan musik memetik-metik suasana musim.


Beranjak dari lelaki paruh baya itu, sekerumunan orang tertawa hingga terbahak-bahak menyaksikan seorang lelaki muda yang berdiri tegap dengan nada suara yang megap-megap. 


Tawa itu semakin menggemparkan dan membuat lelaki paruh baya itu kehilangan keseimbangan menikmati sekeping album masa lalu yang pernah diproduksi oleh Cekiluk Ceas.


Merasa agak terganggu lelaki paruh baya itu, menghampiri kerumunan sembari menyaksikan mungkin dengan sedikit prihatin. Melihat langsung apa yang membuat orang-orang itu tertawa?


Sadar akan kehadiran lelaki paruh baya yang berperawakan lebar dan tegap. Orang-orang akhirnya menunjukkan vidio seorang lelaki tegap yang berdiri tengah serius menatap lensa kamera.


Lelaki paruh baya itu, merasa heran kok ada yah orang yang tertawa melihat orang yang berpidato serius. Dimana lucunya ataukah orang-orang telah kehilangan standar humor?


Namun, lelaki paruh baya itu sadar. Ada hal yang lucu diakhir vidio itu yang mengingatkan diri-nya tentang sosok di negeri zamrud khatulistiwa. Sosok yang juga rajin berpidato mengulang-ulang keprihatinan demi meraih simpatisan.


Yah, memang itu terlihat serius namun bukankah keseriusan yang terlampau serius akhirnya "ngakak" tak karuan. Seolah lelaki yang tengah berpidato itu, membawa pada ingatan masa lalu yang buram. Humornya, ada pada cita rasa keseriusan yang berdampak kepada "cap mangkrak" yang berujung cendramata bernama "Hambalang".


Semoga nalar publik tak terhalang debu di bangunan tua yang tengah di tatap oleh seorang lelaki paruh baya dari atas  bukit. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here