Pesan Filsafat Barat Untuk Menjalani Kehidupan - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 12 Januari 2021

Pesan Filsafat Barat Untuk Menjalani Kehidupan

 


Ilustrasi by fideschannel.com


Waktu telah menunjukkan pukul 19.00 WITA (12/01/2021) deretan demi deretan kendaraan memasuki kompleks ruko yang terletak di Jl. Mustafa Dg. Bunga para pengendara yang memasuki kompleks ruko mengatur parkiran kenderaan secara berderet.


Secara perlahan demi perlahan areal parkiran ruko telah disesaki oleh kendaraan roda dua dengan plat nomor beragam menunjukkan asal pemilik kendaraan yang juga berbeda-beda.

Bergerak beberapa meter dari parkiran suasana yang hangat dengan percakapan-percakapan telah memberikan petunjuk bahwa di ruang itulah tujuan dari pengendara itu.


Suasana yang begitu menyegarkan jiwa kala seorang moderator yang bernama Muh. Arafat memperkenalkan seseorang yang dari penuturannya bernama Pdt. Dr. Diks Pasande, M. Th yang akan menyajikan "Filsafat Barat" di Academy Of Philosophy yang diselenggarakan oleh Al Hikmah Institute Makassar.


Suasana sedemikian hangat dan menggairahkan disaat Pak Diks  mengulas lembaran demi lembaran mengenai filsafat Barat.

Ungkapan-ungkapan sang penyaji filsafat Barat dirasa begitu penuh gugahan dengan memberikan pandangan para filosof yang bernada menggelitik relung jiwa.


Pak Diks mengungkapkan pandangan Arthur Schopenhauer yang cukup menggelitik buat pikiran sehat nyjelimet. Ungkapan itu berbunyi "Penderitaan itu karena kita tidak bisa menyesuaikan diri dengan keadaan".

Walau ada nada lirih dalam frekunsi kandungan makna yang turut serta menemani kalimat yang diungkapkan oleh Arthur Schopenhauer.


Namun, dalam hidup suasana yang demikian itu jua kadang menemani dalam ayunan langkah kehidupan yang dijalani.


Manusia mendamba dan menghendaki keotentikan yang hendak menyelaraskan antara yang terpikirkan dengan yang menjadi tindakan.


Lembaran sajian filsafat Barat mesti terparkir hingga minggu depan untuk kembali melanjutkan perjalanan di lembaran-lembaran filsafat Barat masa Sokrates.


Muh. Arafat moderator yang memandu perjalanan dalam menelusuri lembaran-lembaran filsafat Barat, menutup dengan ungkapan "Kelas filsafat Barat ini demokratis, yang membebaskan peserta tapi peserta akan sulit mengikuti sajian materi selanjutnya bila pernah ketinggalan satu segmen sajian materi". 


Peserta merespon penghujung acara sajian filsafat Barat dengan memberikan uplaus atas sajian filsafat Barat yang demikian apik nan memikat.


2 komentar:

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here