Kekinian Pemuda Tani HKTI, Siapkan Model Pertanian Terintegrasi Dari Hulu Ke Hilir - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 27 Januari 2021

Kekinian Pemuda Tani HKTI, Siapkan Model Pertanian Terintegrasi Dari Hulu Ke Hilir

 

Azhim Ahdar Sekertaris Jenderal
Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani HKTI


Secara kebudayaan pertanian atau bertani di Indonesia memiliki narasi yang sangat kuat dan telah melekat dalam urat nadi masyarakat. Lewat ekspresi kebudayaan berupa tradisi-tradisi perayaan pasca-panen tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Legenda-legenda Dewi Sri begitu mahsyur dalam beragam rupa tradisi masyarakat yang berbasis pertanian.

Bila menelisik lebih jauh tradisi bertani menjadi awal mula pengembangan tatanan sosial-kemasyarakatan. Lewat pertanian masyarakat meneguhkan nilai-nilai kegotongroyonan antar sesama yang membangun sikap komunal. Kekhasan tradisi bertani masyarakat Indonesia begitu lekat dengan nilai-nilai kebersamaan.

Memahami dunia pertanian Indonesia akan memberikan banyak inspirasi baik dari segi teknik bertani maupun dari segi narasi-narasi kehidupan bertani yang begitu telah diungkapkan dalam cerita rakyat, tarian dan upacara-upacara syukuran pasca-panen.

Melihat betapa besar potensi pertanian yang dimiliki oleh bangsa Indonesia yang membutuhkan pengembangan dan perlunya regenerasi pertanian. Salah satu organisasi yang secara nasional  konsen di bidang pertanian yang berbasis kaum muda yakni Pemuda Tani HKTI. Pihak Www.fideschannel.com berkesempatan melakukan wawancara dengan Azhim Ahdar yang menjabat sebagai Sekertaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani HKTI.


Azhim Ahdar selaku Sekertaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani HKTI memberikan beberapa ulasan dan paparan menarik terkait pengembangan pertanian yang dimotori oleh Pemuda Tani HKTI. Guna mensupport pengembangan teknologi pertanian yang melibatkan kalangan pemuda, yang diungkap kepada team Www.fideschannel.com 


Pemuda Tani HKTI telah tersebar di wilayah Indonesia meliputi 15 provinsi dan 50 kabupaten seperti Provinsi Aceh, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

 Pemuda Tani HKTI senantiasa mendorong terwujudnya budidaya pertanian yang mencakup tanaman pangan, hortikultura, peternakan dan pertanian dengan menjadikan skala ekonomi dan teknologi sebagai tolak ukur utama. Lewat Pemuda Tani HKTI berupaya menyiapkan model pertanian yang terintegrasi dari hulu ke hilir yang kekinian. Upaya Pemuda Tani HKTI menggerakkan kalangan muda guna tertarik dan tergerak mengolah lahan tidur yang cukup besar jumlahnya di Indonesia.


Penerapan pertanian berbasis teknologi menjadi satu kemestian guna membuat produk-produk Indonesia bersaing dengan produk Negara lain. Program-program yang dijalankan oleh Pemuda Tani HKTI baik yang berskala nasional maupun daerah dengan melakukan peternakan dengan pola integrated farming dari segi ekonomi pemuda tani menyambungkan antara investor dengan off taker, ungkap Azhim Ahdar Sekertaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani HKTI.

 

Salah satu contoh program yang dilakukan oleh Pemuda Tani HKTI yang skala daerah di Nusa Tenggara Barat yang melakukan budidaya jagung di areal seluas 7.300 ha. Guna menggerakkan kalangan muda dalam mengembangkan potensi pertanian. Pemuda Tani HKTI dalam penjelasan Azhim Ahdar, memiliki tugas utama untuk mewujudkan akselerasi regenerasi petani.

Kehadiran Pemuda Tani HKTI sebagai pelopor pengembangan pertanian yang berbasis pemuda diharapkan akan meningkatkan produktivitas di bidang pertanian segaligus pemuda-pemuda dapat mengambil peran secara signifikan dalam upaya peningkatan pertanian bangsa Indonesia yang melek teknologi.

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here