Buruh & Industri: Nyawa Bagi Aktivitas Ekonomi - Fides Channel

www.fideschannel.com

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 31 Januari 2021

Buruh & Industri: Nyawa Bagi Aktivitas Ekonomi

Ilustrasi by Dara.co.id


Cuaca pagi cukup cerah saat para pekerja/buruh memasuki kawasan industri terbesar di Makassar. Irama kendaraan para buruh melewati posko jaga gerbang depan Kawasan Industri Makassar (KIMA) sebagai lonceng tanda aktivitas kerja akan segera di mulai. Di Kima sumber tenaga kerjanya berasal dari berbagai latar belakang sosial. 


Pabrik tak bergerak tanpa mereka, buruh adalah nyawanya industri, juga mereka penopang ekonomi keluarga bahkan negara bergantung penuh pada mereka. Pahlawan devisa gelar untuk mereka oleh Presiden SBY. Sejarah buruh pun cukup panjang mereka mengiringi setiap kemajuan ummat manusia. 


Kembali ke KIMA, Jam 08.00 waktu terbaik memulai kerja menurut para pemilik pabrik dan jam pukul 17.00 waktu pulang yang tepat guna menyiapkan tenaga bekerja esok harinya. Buruh berada dalam rotasi waktu yang tak berujung. Mengapa hal ini dilakukan? Yah benar, mereka butuh biaya untuk hidup. 


Gaji, upah, insentif, bonus dan segala istilah dari uang. Pabrik adalah ruang untuk menghasi uang, sedangkan buruh adalah lokomotif untuk menghasilkan uang. Korelasi dari keduanya perlu dalam membangun sinergitas ekonomi. Kawasan industri Makassar tepat jika di sebut ruang menghasilkan uang bagi semua level buruh. 


Ingat, bahwa bagaimana pun buruh adalah manusia dan mereka harus di berdayakan, di manusiakan dengan baik. Ruang kerja seperti di KIMA perlu di perbanyak lewat investasi agar banyak manusia yang dapat berdaya. Jika berdaya,  maka ekosistem ekonomi, politik, sosial akan tetap stabil. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here